Pada hari Kamis, 28 Agustus 2025, Aula SMA Kristen Palangka Raya menjadi tempat pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Matematika tingkat SMA se-Kota Palangka Raya dengan tema “Kolaborasi Nyata untuk Berkah Berdampak”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah profesional bagi guru-guru matematika untuk berbagi praktik terbaik, memperkuat jejaring keilmuan, dan meningkatkan kompetensi dalam merancang bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini. Fokus utama musyawarah adalah pelatihan intensif bagi guru-guru dalam perancangan modul ajar berbasis deep learning—yang dimaknai sebagai pendekatan pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman konseptual, kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta keterampilan metakognisi siswa—bukan sekadar hafalan atau latihan mekanis.
Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMA Kristen Palangka Raya dan pengantar dari Ketua MGMP Matematika Kota Palangka Raya, dilanjutkan sesi pemaparan oleh narasumber yang berpengalaman di bidang kurikulum dan pedagogi. Materi yang dibawakan mencakup prinsip-prinsip desain modul berbasis deep learning, penentuan kompetensi dasar dan indikator yang terukur, strategi pembelajaran aktif (mis. problem-based learning, inquiry, dan projek terpadu), serta teknik penilaian autentik untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Setelah sesi teoretis, para peserta bekerja secara kelompok dalam lokakarya terstruktur: merancang silabus singkat, menyusun langkah kegiatan pembelajaran per pertemuan, menyiapkan bahan ajar dan lembar kerja siswa, serta merancang rubrik penilaian dan instrumen uji yang selaras dengan tujuan pembelajaran.
Selama sesi berlangsung, guru-guru saling memberi masukan melalui mekanisme peer review dan microteaching—memberi kesempatan untuk mencoba bagian modul di depan rekan dan menerima umpan balik konstruktif—sehingga modul yang dihasilkan segera mengalami iterasi perbaikan. Panitia juga menyediakan sesi khusus mengenai penggunaan sumber belajar lokal dan integrasi teknologi sederhana untuk mendukung aktivitas pembelajaran mendalam tanpa mengabaikan aksesibilitas bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana. Diskusi reflektif pada akhir kegiatan menegaskan komitmen kolektif untuk menerapkan modul yang berorientasi pada ketercapaian kompetensi tinggi siswa dan keberlanjutan praktik baik di sekolah masing-masing.
Diharapkan dari musyawarah ini lahir modul-modul ajar yang siap uji coba di kelas, pedoman penilaian yang lebih valid, serta jaringan kerja antarguru yang aktif berbagi bahan dan evaluasi. SMA Kristen Palangka Raya mencatat kegiatan ini sebagai bagian dari upaya terus-menerus dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kota, serta memfasilitasi transformasi pembelajaran menuju praktik yang lebih bermakna dan berdampak bagi perkembangan intelektual dan karakter siswa. Bagi guru atau pihak sekolah yang ingin memperoleh salinan modul hasil lokakarya, dokumen materi, atau informasi tindak lanjut dan pendampingan, silakan menghubungi kantor SMA Kristen Palangka Raya atau sekretariat MGMP Matematika Kota Palangka Raya.